Bab 1: Akhirat

BAB I
AKHIRAT

A.  Pengertian Hari Kiamat dalam Islam
Hari Kiamat atau Yaumul Qiyamah adalah suatu kepastian dalam ajaran Islam, yaitu hari di mana seluruh alam semesta akan hancur dan semua makhluk akan dibangkitkan kembali untuk diadili oleh Allah SWT. Hari tersebut merupakan awal dari kehidupan akhirat, dan menjadi momen pembalasan atas semua amal perbuatan manusia di dunia.

B.  Dasar Keimanan kepada Hari Kiamat
Beriman kepada Hari Kiamat merupakan rukun iman yang kelima. Seorang Muslim harus yakin bahwa kehidupan dunia ini tidak kekal, dan setelah kematian akan ada kehidupan baru yang abadi di akhirat.

C.  Dalil dari Al-Qur’an
Allah SWT berfirman: 

"Sesungguhnya Hari Kiamat itu pasti akan datang, tidak ada keraguan padanya, dan sesungguhnya Allah akan membangkitkan siapa saja yang ada di dalam kubur." (QS. Al-Hajj: 7). 
Ayat ini menegaskan bahwa hari kiamat adalah suatu kepastian, dan manusia akan dibangkitkan dari kematian untuk dihisab.

"Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka." (QS. Az-Zalzalah: 6-7)

D.  Dalil dari Hadis Nabi
Rasulullah SAW bersabda:

"Yang paling dekat dengan kalian adalah kematian, sedangkan yang paling jauh adalah Hari Kiamat." (HR. Baihaqi)

Dalam hadis lain, Rasulullah bersabda:
"Akan datang kepada manusia suatu zaman, di mana mereka akan mengalami fitnah demi fitnah. Lalu datang Hari Kiamat, dan tidak ada yang menyadari kecuali orang-orang yang beriman." (HR. Muslim)

E.  Jenis Hari Kiamat
Dalam Islam, hari kiamat dibagi menjadi dua bentuk:
1.   Kiamat Sugra (Kecil)
Kiamat kecil adalah peristiwa yang menandai akhir dari kehidupan seseorang atau kerusakan secara lokal, seperti:
·         Kematian
·         Bencana alam
·         Wabah penyakit
·         Kerusakan moral dan sosial
Contohnya, Nabi SAW bersabda: "Kematian seseorang adalah kiamat baginya.” - (HR. Ibnu Abi Syaibah)

2.   Kiamat Kubra (Besar)
Kiamat besar adalah kehancuran alam semesta secara total:
·         Langit terbelah
·         Laut meluap
·         Bumi diguncangkan
·         Semua makhluk mati dan dibangkitkan kembali
Allah berfirman: "Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: 'Apa yang terjadi pada bumi ini?'" - (QS. Az-Zalzalah: 1–3)

F.   Tanda-Tanda Hari Kiamat
Tanda-tanda kiamat dibagi menjadi dua: tanda kecil (sugra) dan tanda besar (kubra).

Tanda-Tanda Kecil (Sudah Banyak Terjadi) :
1.   Ilmu agama mulai ditinggalkan
2.      Banyak fitnah dan peperangan
3.      Maraknya perzinahan dan minuman keras
4.      Munculnya pemimpin yang zalim
5.      Waktu terasa semakin singkat

Tanda-Tanda Besar (Akan Terjadi) :
1.      Munculnya Dajjal, seorang pembohong besar yang mengaku sebagai Tuhan
2.      Turunnya Nabi Isa AS untuk membunuh Dajjal dan menegakkan keadilan
3.      Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, dua kaum perusak dari belakang tembok Zulkarnain
4.      Matahari terbit dari barat, sebagai pertanda pintu taubat ditutup
5.      Asap besar yang menyelimuti bumi
6.      Binatang melata (Dabbah) keluar dari perut bumi dan berbicara kepada manusia
7.      Api besar yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya makhluk (padang mahsyar)

Dalam Hadis Riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ menyebutkan 10 tanda besar kiamat (disebut juga "Ashrāṭu as-Sā‘ah al-Kubrā"). Hadis tersebut diriwayatkan oleh Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari RA, dan tercantum dalam Shahih Muslim, no. 2901.

Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Kiamat tidak akan terjadi sampai kalian melihat sepuluh tanda sebelumnya. Sepuluh tanda itu adalah: (1) Dukhan, (2) Dajjal, (3) Dabbah, (4) Terbitnya matahari dari barat, (5) Turunnya Isa bin Maryam, (6) Ya'juj dan Ma'juj, (7) Tiga gerhana/longsor: satu di timur, (8) satu di barat, dan (9) satu di jazirah Arab, (10) dan api yang keluar dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpul." — (HR. Muslim, No. 2901)"

Keterangan :
1.      Ad-Dukhān (Asap tebal) : Akan muncul asap yang menyelimuti bumi, menyesakkan dada manusia.
2.      Ad-Dajjāl (Al-Masih Palsu/Dajjal) : Seorang penipu besar yang mengaku sebagai Tuhan, membawa fitnah luar biasa.
3.      Ad-Dābbah (Binatang melata) : Muncul binatang dari bumi yang bisa berbicara dan memberi tanda kepada manusia.
4.      Terbitnya matahari dari arah barat : Sebuah peristiwa luar biasa yang menandai ditutupnya pintu tobat.
5.      Turunnya Isa bin Maryam (Nabi Isa AS) : Nabi Isa akan turun kembali ke bumi untuk membunuh Dajjal dan menegakkan keadilan.
6.      Keluarnya Ya’jūj dan Ma’jūj : Dua kaum perusak yang akan keluar dari balik tembok yang dikurung oleh Zulkarnain.
7.      Tiga gerhana besar (tiga longsor bumi):
·         Gerhana/longsor di Timur
·         Gerhana/longsor di Barat
·         Gerhana/longsor di Jazirah Arab
8.      Api yang keluar dari Yaman : Api ini akan menggiring manusia ke tempat berkumpulnya makhluk (padang mahsyar).

Catatan: Tanda-tanda ini bersifat besar dan luar biasa, serta akan terjadi berdekatan satu sama lain menjelang terjadinya kiamat kubra. Setelah semua tanda ini muncul, alam semesta akan hancur total.

G. Kehidupan setelah Mati
1. Pengertian akhirat
Secara bahasa, "akhirat" berasal dari kata Arab: الآخرة (al-ākhirah) yang berarti yang terakhir, kemudian, atau tempat kembali setelah kehidupan dunia. Lawan dari "akhirat" adalah dunia (kehidupan sekarang atau yang pertama). Sedangkan secara istilah, akhirat adalah kehidupan setelah kematian, yaitu fase kehidupan yang dimulai setelah manusia meninggal dunia dan dibangkitkan kembali pada Hari Kiamat. Di akhirat, setiap manusia akan dihisab (diperhitungkan) amal perbuatannya dan diberi balasan berupa surga bagi yang taat atau neraka bagi yang durhaka. 
Hal ini sebagaimana Firman Allah Swt dalam Q.S. Al-Baqarah : 201 yang mengisyaratkan bahwasannya sebutan akhirat itu merujuk pada pengertian alam yang akan terjadi setelah berakhirnya alam dunia.

وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ 
Artinya : "Dan di antara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”

2. Fase-Fase Kehidupan Akhirat
a. Alam Barzakh (Kehidupan di Alam Kubur)
Fase setelah manusia meninggal dunia.
Ruh manusia akan berada di alam barzakh hingga hari kiamat.
Di sini akan terjadi fitnah kubur (pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir), serta nikmat atau azab kubur sesuai amalnya. 

b. Hari Kebangkitan (Yaumul Ba’ats)
Semua manusia akan dibangkitkan kembali dari kuburnya.
Ruh dikembalikan ke jasad.
Manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar.

c. Hari Berkumpul (Yaumul Mahsyar)
Semua manusia dikumpulkan dalam satu tempat besar.
Matahari sangat dekat, manusia tenggelam dalam peluh sesuai kadar amalnya.
Menunggu proses hisab dengan penuh ketegangan.

d. Hari Perhitungan Amal (Yaumul Hisab)
Seluruh amal perbuatan manusia akan diperiksa dan dihitung oleh Allah.
Buku catatan amal diberikan:
- Tangan kanan = tanda keberuntungan.
- Tangan kiri = tanda kesengsaraan.
Disaksikan oleh para malaikat dan manusia sendiri.

e. Penimbangan Amal (Mizan)
Amal baik dan buruk ditimbang.
Sekecil apa pun amal akan dihitung.

f. Menyebrangi Shirath (Jembatan di Atas Neraka)
Jembatan sangat tipis seperti rambut, tajam seperti pedang.
Semua manusia akan melewatinya.
Yang beriman dan bertakwa akan melintasinya dengan cepat, yang berdosa bisa jatuh ke dalam neraka.

g. Balasan Akhir: Surga atau Neraka
Surga (Jannah):
Secara bahasa berarti taman. Tempat kenikmatan abadi bagi orang beriman dan bertakwa. Penuh kenikmatan yang tak pernah dilihat mata, didengar telinga, atau terlintas di hati manusia. Ada beberapa nama surga yang disebutkan Allah dalam Al-Quran, diantaranya :
Firdaus (surga tertinggi) dihuni oleh orang-orang terbaik imannya.
Ma'wa (tempat tinggal nyaman) dihuni orang bertaqwa dan syuhada
Darussalam (negeri damai) dihuni orang beriman dan taat
Darul muqamah (tempat abadi) dihuni orang bersabar dan bersyukur
Jannatu adn (surga kekal) dihuni orang shaleh dan keluarganya
Na'im (penuh kenikmatan) dihuni orang yang banyak amal baik
'Illiyyin (tempat tertinggi) dihuni orang muqarrabun (orang terdekat dengan Allah)

Neraka (Jahannam):
Secara bahasa artinya api. Tempat siksaan kekal atau sementara (bagi pelaku dosa besar) bagi yang durhaka kepada Allah. Ada beberapa tingkatan neraka, yaitu :

Catatan : Semua fase itu akan dilewati setelah melewati fase "Yaumul Qiyamah" atau "Hari Kiamat".


Posting Komentar

Popular Posts

MDTI

Madrasah Diniyah Takmiliyah I'dadiyah atau disingkat MDTI adalah jenjang pertama di diniyah non formal MDT yang diatur dengan: 1. PP Nomor 55 Tah…

Daftar SMA/MA/SMK di Kota Banjar

Daftar SMA/MA/SMK di Kota Banjar   Daftar SMA/MA di Kota Banjar I. SMA Negeri 1. SMA Negeri 1 Banjar Daftar Peminatan: 1). MIPA 2). IPS 3). Bahasa 2.…

Aturan Umum Pas Foto Ijazah

ATURAN UMUM PAS FOTO IJAZAH 1. Foto Berwarna 2. Ukuran 3×4 (2,79 cm x 3,81 cm) 3. Yang dikumpulkan 2 lembar 4. Background kode warna #db1514 (merah) …
Hendrii · aishwa nahla