BAB I
AKHLAK MAHMUDAH
Pengertian Akhlak Mahmudah
Akhlak Mahmudah adalah sifat-sifat baik atau terpuji yang diajarkan dalam Islam dan dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ. Akhlak ini membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.
Tema: Cinta Ilmu dan Menghormati Ulama
Standar Kompetensi:
Memiliki rasa cinta ilmu dan ulama, serta menunjukkan sikap penghormatan kepada ilmu dan ahli ilmu.
Kompetensi Dasar & Penjelasan:
1.1 Membedakan antara ilmu yang bermanfaat dan ilmu yang tidak bermanfaat
Ilmu yang bermanfaat: ilmu yang mendekatkan kepada Allah, memperbaiki akhlak, dan memberi manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat (misalnya ilmu agama, kedokteran, pertanian, teknologi yang baik).
Ilmu yang tidak bermanfaat: ilmu yang digunakan untuk keburukan, menipu, merusak, atau tidak membawa manfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat (misalnya ilmu sihir, ilmu untuk menyesatkan).
1.2 Mengenali istilah ulama serta istilah padanannya dalam masyarakat
Ulama: orang yang memiliki ilmu agama yang dalam dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Istilah lain dalam masyarakat: Kiai, Ustadz, Buya, Tuan Guru, Ajengan, dll. Sesuai budaya setempat.
1.3 Mengidentifikasi sifat-sifat atau keutamaan para ahli ilmu dan ulama
Beberapa sifat ulama yang mulia:
- Tawadhu’ (rendah hati)
- Ikhlas dalam mengajar dan beribadah
- Sabar dan tekun menuntut serta mengajarkan ilmu
- Zuhud (tidak rakus dunia)
- Menjadi teladan dalam perilaku
1.4 Menunjukkan sikap hormat kepada para ahli ilmu dan ulama
Contoh sikap hormat:
- Mendengarkan dengan sungguh-sungguh saat ulama berbicara
- Tidak memotong pembicaraan
- Mendoakan mereka
- Menjaga adab ketika bertemu atau berbicara dengan mereka
- Mengamalkan ilmu yang diajarkan
1.5 Meneladani keutamaan para ahli ilmu dan ulama
Cara meneladani:
- Rajin menuntut ilmu
- Membaca dan mengkaji buku atau ceramah ulama
- Menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari
- Mengajarkan ilmu dengan ikhlas jika sudah mampu