Bab 1: Hadits Arba'in Ke-2

BAB I
HADITS ARBAIN KE-2: ISLAM, IMAN, IHSAN DAN HARI KIAMAT

A. Bacaan Hadits
B. Terjemah Hadits
Dari Umar radhiyallahu ‘anhu pula dia berkata; pada suatu hari ketika kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seorang laki-laki berpakaian sangat putih, dan rambutnya sangat hitam, tidak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan, dan tidak seorang pun dari kami yang mengenalnya, kemudian ia duduk di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mendekatkan lututnya lalu meletakkan kedua tangannya di atas pahanya, 
seraya berkata: ‘Wahai Muhammad jelaskan kepadaku tentang Islam?’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ”Islam itu adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, engkau menegakkan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan haji ke Baitullah Al Haram jika engkau mampu mengadakan perjalanan ke sana.” Laki-laki tersebut berkata: ‘Engkau benar.’ Maka kami pun terheran-heran padanya, dia yang bertanya dan dia sendiri yang membenarkan jawabannya. 
Dia berkata lagi: “Jelaskan kepadaku tentang iman?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “(Iman itu adalah) Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir serta engkau beriman kepada takdir baik dan buruk.” Ia berkata: ‘Engkau benar.’ 
Kemudian laki-laki tersebut bertanya lagi: ‘Jelaskan kepadaku tentang ihsan?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Ihsan adalah) Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Kalaupun engkau tidak bisa melihat-Nya, sungguh Diamelihatmu.” 
Dia berkata: “Beritahu kepadaku kapan terjadinya kiamat?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidaklah orang yang ditanya lebih mengetahui dari yang bertanya.” Ia berkata: “Jelaskan kepadaku tanda-tandanya!” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Jika seorang budak wanita melahirkan tuannya dan jika engkau mendapati penggembala kambing yang tidak beralas kaki dan tidak pakaian saling berlomba dalam meninggikan bangunan.” Umar radhiyallahu ‘anhu berkata: ‘Kemudian laki-laki itu pergi, aku pun terdiam sejenak.’ Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadaku: “Wahai ‘Umar, tahukah engkau siapa orang tadi?” Aku pun menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.”  Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dia adalah Jibril yang datang untuk mengajarkan agama ini kepada kalian.” (HR Muslim)

C. Mufradat Hadits
فعجبنا له يساله ويصد قه : Kami heran dengan sikapnya, ia bertanya tetapi mengetahui jawabannya.
ان تلد الامة ربتها : Budak melahirkan tuannya. Diantara tanda hari kiamat adalah banyaknya orang mengambil budak dan menggaulinya sehingga ia melahirkan anak dari tuannya.
الحفاة العراة العالة : Orang yang tidak memakai baju (telanjang), atau diartikan orang-orang fakir.
رعاة الشاء : Pengembala kambing
يتطا ولون فى البنيان : Berlomba-lomba dengan kebanggaan untuk membangun bangunan yang tinggi.

D. Penjelasan Hadits
Hadits ini menurut Ibnu Daqiq sangat penting kita pelajari karena mencakup semua amal perbuatan, baik yang zahir maupun yang batin. Kandungan Hadits.Dari hadits di atas, dijelaskan tentang Islam, Iman dan Ihsan. Islam adalah agama yang dilandasi dengan lima dasar yang sering kita sebut rukun Islam, yaitu dua kalimat syahadat (Syahadataini), menunaikan shalat, mengeluarkan zakat, puasa di bulan Ramadan dan mengerjakan haji bagi yang mampu, mempunyai biaya untuk pergi ke tanah suci Mekkah dan mampu pula memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. Sedang rukun Iman adalah percaya kepada Allah SWT. Percaya kepada malaikat-malaikat, percaya kepada Rasul, percaya kepada kitab-kitab Allah, percaya kepada hari akhirat, percaya kepada qadha dan qadar. Adapun Ihsan dapat diartikan ikhlash dan penuh perhatian. Artinya beribadah hanya sepenuhnya karena Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Jika tidak mampu, maka ingatlah Allah bahwa Allah senantiasa melihatmu dan mengetahui apapun yang ada pada dirimu.
Ketentuan tentang hari kiamat merupakan rahasia Allah. Tidak ada makhluk yang mengetahui, hanya saja dalam hadits ini Nabi Muhammad saw menjelaskan tada-tanda hari kiamat. Di antara tanda hari kiamat itu adalah terjadinya krisis moral sehingga mereka memperlakukan orang tuanya seperti memperlakukan budaknya. Karena itu banyak anak yang durhaka kepada orang tuanya. Banyak orang bodoh menjadi pemimpin dan memberikan kewenangan kepada orang yang tidak mempunyai kemampuan, banyak orang-orang yang sombong karena memiliki harta yang melimpah dan berfoya-foya dan bahkan berlomba dalam membuat bangunan yang tinggi dengan penuh kebanggaan.
Dari hadits ini juga ada mengandung etika dalam tanya jawab atau bahkan dalam sebuah diskusi. Bagi orang yang menghadiri majelis ilmu ia dibolehkan menanyakan sesuatu yang belum diketahui oleh orang-orang yang hadir disitu, meskipun sipenanya sudah mengetahui, tetapi akan bermanfaat bagi orang lain yang hadir. Bagi orang yang ditanya tentang sesuatu hal, namun ia tidak mengetahu jawabannya, alangkah baiknya ia mengakui ketidak tahuannya agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang ia tidak mengetahuinya.
Dalam dunia pendidikan, metode tanya jawab bagus diterapkan, karena menambah semangat pada diri pendengar untuk mengetahui jawaban yang akan diberikan. Metode ini sering digunakan Rasulullah dalam menyampaikan dakwah kepada para shahabatnya.

Posting Komentar

Popular Posts

MDTI

Madrasah Diniyah Takmiliyah I'dadiyah atau disingkat MDTI adalah jenjang pertama di diniyah non formal MDT yang diatur dengan: 1. PP Nomor 55 Tah…

Daftar SMA/MA/SMK di Kota Banjar

Daftar SMA/MA/SMK di Kota Banjar   Daftar SMA/MA di Kota Banjar I. SMA Negeri 1. SMA Negeri 1 Banjar Daftar Peminatan: 1). MIPA 2). IPS 3). Bahasa 2.…

Aturan Umum Pas Foto Ijazah

ATURAN UMUM PAS FOTO IJAZAH 1. Foto Berwarna 2. Ukuran 3×4 (2,79 cm x 3,81 cm) 3. Yang dikumpulkan 2 lembar 4. Background kode warna #db1514 (merah) …
Hendrii · aishwa nahla