Bab 2: Surah Ath-Thoriq

BAB II 
SURAH ATH-THORIQ

A. Surah Ath-Thoriq (الطَّارِق) 
Nomor surah: 86
Jumlah ayat: 17
Golongan: Makkiyah
Tema utama:
Allah bersumpah dengan bintang di waktu malam.
Penegasan tentang penciptaan manusia dari air mani.
Janji Allah bahwa segala amal manusia akan diperlihatkan dan dibalas.
Penegasan bahwa Al-Qur’an adalah firman yang hak, bukan main-main.
 
B. Makharijul Huruf dalam Surah Ath-Thoriq
Beberapa huruf yang menonjol dan sering muncul:
ط (tha’ tebal) → harus ditekan dengan tafkhim.
ق (qaf) → makhraj dari pangkal lidah, dibaca tebal.
ر (ra’) → dibaca tafkhim (tebal) jika berharakat fathah/dhammah, tarqiq (tipis) jika kasrah.
ء (hamzah) → keluar dari tenggorokan, jangan dilebur.
خ (kho’) → keluar dari tengah tenggorokan, dibaca jelas dan tebal.
 
C. Tajwid Penting dalam Surah Ath-Thoriq
Contoh hukum tajwid yang terdapat dalam ayat-ayatnya:
Idgham bighunnah → pada lafaz “يَوْمَ تُبْلَى السَّرَائِرُ” (ayat 9).
Ikhfa → pada lafaz “فَمَهِّلِ الْكَافِرِينَ” (ayat 17).
Qalqalah → huruf ق pada “الطَّارِقِ” (ayat 1).
Mad thabi’i → banyak terdapat, seperti pada kata “السَّمَاءِ” (ayat 11).
Mad ‘aridh lissukun → pada ayat terakhir jika waqaf: “وَمَهِّلْهُمْ قَلِيلًا”.
 
D. Fasih dan Tartil
Fasih → setiap huruf keluar jelas, tidak bercampur dengan huruf lain.
Tartil → membaca perlahan, sesuai kaidah tajwid, dan penuh penghayatan.
Landasan: QS. Al-Muzzammil: 4 → “وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا” (bacalah Al-Qur’an itu dengan tartil).

Posting Komentar

Pilihan Editor

Hendrii · aishwa nahla