Bab 2: Kekhalifahan Bani Abbasiyah

BAB II
KEKHALIFAHAN BANI ABBASIYAH

A. Latar Belakang dan Faktor Pendorong Berdirinya Bani Abbasiyah
Bani Abbasiyah berdiri pada tahun 750 M setelah berhasil menggulingkan Bani Umayyah. Dinasti ini merupakan keturunan Al-‘Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad Saw. Faktor-faktor pendorong berdirinya:
1. Ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Bani Umayyah yang dianggap diskriminatif, terutama terhadap kaum non-Arab (mawali).
2. Kekecewaan kelompok Syiah, karena kekuasaan tidak diberikan kepada keturunan Ali bin Abi Thalib.
3. Pemerintahan Umayyah yang cenderung otoriter dan kurang memperhatikan keadilan sosial.
4. Gerakan dakwah Abbasiyah yang terorganisir rapi, terutama di wilayah Khurasan.
5. Dukungan kuat dari masyarakat Persia yang merasa tersisih pada masa Umayyah.

B. Pencapaian Kemajuan Bani Abbasiyah
1. Bidang Pemerintahan
- Sistem pemerintahan lebih terorganisir dan modern.
- Dibentuk jabatan wazir (perdana menteri) untuk membantu khalifah.
- Ibu kota dipindahkan ke Baghdad, yang menjadi pusat politik dan budaya.
- Administrasi negara banyak mengadopsi sistem Persia.

2. Bidang Ilmu Pengetahuan
- Berdirinya Baitul Hikmah sebagai pusat penerjemahan dan pengembangan ilmu.
- Berkembang pesat ilmu: Kedokteran, Matematika, Astronomi, Filsafat dan Kimia
- Muncul ilmuwan besar seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dan Al-Farabi.

3. Bidang Ekonomi
- Baghdad menjadi pusat perdagangan internasional.
- Pertanian maju dengan sistem irigasi yang baik.
- Perdagangan berkembang melalui jalur darat dan laut.

4. Bidang Sosial dan Budaya
- Kehidupan masyarakat relatif makmur.
- Toleransi terhadap perbedaan suku dan budaya.
- Berkembang seni, sastra, dan arsitektur Islam.

C. Khalifah dan Tokoh Penting Bani Abbasiyah
Khalifah Penting:
1. Abu al-‘Abbas As-Saffah – Pendiri Bani Abbasiyah.
2. Al-Mansur – Membangun Baghdad dan memperkuat administrasi negara.
3. Harun ar-Rasyid – Masa keemasan Abbasiyah.
4. Al-Ma’mun – Pendukung utama perkembangan ilmu pengetahuan.

Tokoh Penting:
1. Al-Khawarizmi (Matematika)
2. Ibnu Sina (Kedokteran)
3. Al-Farabi (Filsafat)
4. Al-Ghazali (Pemikiran Islam)
5. Hunayn bin Ishaq (Penerjemah ilmu Yunani)

D. Proses Kemunduran dan Berakhirnya Bani Abbasiyah
Faktor kemunduran:
1. Lemahnya kepemimpinan khalifah pada masa akhir.
2. Perebutan kekuasaan di internal istana.
3. Wilayah kekuasaan yang terlalu luas, sulit dikendalikan.
4. Munculnya dinasti-dinasti kecil yang memisahkan diri.
5. Dominasi tentara Turki dalam pemerintahan.
6. Serangan Mongol.
Bani Abbasiyah berakhir pada tahun 1258 M ketika Baghdad dihancurkan oleh Hulagu Khan dari bangsa Mongol dan Khalifah Al-Mu’tashim dibunuh.

Posting Komentar

Pilihan Editor

Hendrii · aishwa nahla