Bab 3: Surat Al-Mulk

Bab III
Surat Al-Mulk (الملك)

A. Identitas Surat
Nama surat : Al-Mulk (الملك)
Arti : Kerajaan / Kekuasaan
Jumlah ayat : 30 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan dalam Al-Qur’an : Surat ke-67

B. Latar Belakang Turunnya Surat Al-Mulk
Surat Al-Mulk adalah surat Makkiyah, yaitu diturunkan di Makkah sebelum Nabi Muhammad ﷺ hijrah ke Madinah. Surat ini terdiri dari 30 ayat dan termasuk dalam juz 29.

Asbābun Nuzūl (Sebab Umum Turunnya)
Surat Al-Mulk tidak memiliki asbābun nuzūl khusus (tidak turun karena satu peristiwa tertentu). Namun, surat ini diturunkan dalam konteks:
- Untuk menegaskan kekuasaan Allah SWT. Allah adalah pemilik dan penguasa seluruh alam semesta. Kehidupan dan kematian berada sepenuhnya di tangan Allah.
- Sebagai peringatan kepada orang-orang musyrik Quraisy. Pada masa itu, kaum Quraisy banyak mengingkari hari kebangkitan dan akhirat. Surat Al-Mulk membantah keyakinan mereka dengan dalil-dalil tentang penciptaan langit, bumi, dan manusia.
- Menanamkan keimanan terhadap hari akhir. Surat ini menjelaskan adanya azab bagi orang kafir dan kenikmatan bagi orang beriman.
- Mengajak manusia berpikir tentang tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.
- Memberi pelajaran tentang tanggung jawab manusia. Manusia diuji siapa yang paling baik amalnya. Setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban.

Kandungan Utama yang Berkaitan dengan Latar Belakang Turunnya
- Kekuasaan Allah atas hidup dan mati
- Keindahan dan keteraturan ciptaan Allah
- Peringatan akan siksa neraka
- Janji ampunan dan pahala bagi orang beriman
- Perintah bertafakur dan menggunakan akal

Hikmah Diturunkannya Surat Al-Mulk
- Menguatkan akidah tauhid
- Menumbuhkan rasa takut dan harap kepada Allah
- Mengajak manusia merenungkan ciptaan Allah
- Menjadi pengingat akan kehidupan akhirat

C. Pokok-Pokok Kandungan Surat Al-Mulk (الملك)
1. Allah Maha Berkuasa atas Segala Sesuatu
Surat Al-Mulk menegaskan bahwa seluruh kerajaan dan kekuasaan hanya milik Allah. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu menandingi kekuasaan-Nya.
“Mahasuci Allah yang di tangan-Nya segala kerajaan…” (QS. Al-Mulk: 1)

2. Kehidupan dan Kematian sebagai Ujian
Allah menciptakan hidup dan mati untuk menguji manusia, siapa yang paling baik amalnya, bukan yang paling banyak amalnya.
➡️ Penekanan pada kualitas amal dan keikhlasan.

3. Kesempurnaan Ciptaan Allah
Allah menciptakan langit berlapis-lapis tanpa cacat dan ketidakseimbangan. Manusia diajak untuk memperhatikan alam sebagai tanda kebesaran Allah.
➡️ Tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia.

4. Ancaman bagi Orang Kafir
Surat ini menjelaskan azab neraka bagi orang-orang yang ingkar dan mendustakan ayat-ayat Allah.
➡️ Neraka digambarkan dengan sangat tegas sebagai peringatan.

5. Balasan bagi Orang yang Takut kepada Allah
Orang-orang yang takut kepada Allah meskipun tidak terlihat oleh manusia akan memperoleh ampunan dan pahala besar.
➡️ Keutamaan iman yang tulus dan ikhlas.

6. Ilmu Allah Meliputi Segala Sesuatu
Allah mengetahui segala yang tersembunyi maupun yang tampak, termasuk isi hati manusia.
➡️ Tidak ada yang bisa disembunyikan dari Allah.

7. Manusia Diperintahkan Bersyukur
Manusia diberi pendengaran, penglihatan, dan hati, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
➡️ Pentingnya menggunakan nikmat Allah untuk kebaikan.

8. Allah Pemberi Rezeki dan Penentu Kehidupan
Jika Allah menahan rezeki, tidak ada siapa pun yang bisa memberinya.
➡️ Manusia harus bertawakal kepada Allah.

9. Perumpamaan Orang Beriman dan Orang Kafir
Orang beriman berjalan lurus di atas petunjuk Allah, sedangkan orang kafir berjalan terbalik dan tersesat.
➡️ Petunjuk Allah adalah jalan keselamatan.

10. Kepastian Hari Kiamat
Surat Al-Mulk menegaskan bahwa hari kiamat pasti terjadi, meskipun manusia meragukannya.

11. Al-Qur’an sebagai Peringatan
Al-Qur’an diturunkan sebagai peringatan bagi seluruh manusia, agar tidak terjerumus ke dalam kebinasaan.

Posting Komentar

Pilihan Editor

Hendrii · aishwa nahla